Selasa, 25 Maret 2014

Kota pelajar itulah julukan dari kota jogjakarta. Aku dan kawan-kawanku sekelas telah berkunjung ke sana, dalam rangka perpisahan kelas. Sayangnya wali kelas kami tidak bisa mengantar kami, tapi ada seorang guru yang rela meluangkan waktunya untuk ikut memandu kami saat di Jogjakarta, beliau adalah Ibu Hilya.

Hari pertama, kami mengunjungi candi prambanan. Di sana pengunjung diharuskan memakai sarung yang sudah disediakan oleh panitia. Awalnya terasa sulit bagiku untuk memakainya karena aku hanya terbiasa memakai sarung yang digunakan untuk sholat, bukan sarung yang biasa orang hindu  pakai untuk beribadah, seperti sarung bermotif candi yang kami pakai pada saat masuk ke area wisata candi. Di tempat wisata candi Prambanan ternyata terdapat juga candi sewu. Mungkin tidak semua orang tahu bahwa di tempat wisata candi prambanan terdapat juga candi-candi lainnya.

Tempat wisata selanjutnya yang kami kunjungi adalah Istana Ratu Boko. Setibanya di sana, kami dihadapkan oleh banyaknya anak tangga yang siap menuntun kami menuju tempat wisata di atas. Di tempat wisata ini pengunjung juga diwajibkan memakai sarung. Setelah melewati anak tangga yang cukup menguras tenaga. Kini terlihat perbedaan antara tempat di atas dan di bawah. Di atas ternyata cukup indah dan cocok untuk berfoto ria bersama kawan-kawan, ketimbang di bawah yang terlihat biasa-biasa saja.

Jogja Oh Jogja

 
irhi © 2015 - Designed by Templateism.com